TEORI
DAN KONSEP ANTROPOLOGI PSKOLOGI
1.Teori Pola kebudayaan
Ruth Fulton Benedict
Teori ini disebut juga sebagai:
Teori konfigurasi kebudayaan
Teori mozaik kebudayaan
Teori etos
kebudayaan
Teori representation collectives
Ruth benedict dalam bukunya Patern of
culture mengatakan bahwa di dalam setiap kebudayaan terdapat beraneka ragam
tipe tempra ment manusia, yang telah di tentukan oleh faktor keturunan(genetic)
dan faktor ketubuhan(konstitusi tubuh) yang timbul berulang-ulang secara
universal. Dengan demikian temprament tersebut di turunkan dari generasi ke
generasi berikutnya secara sama. Setiap kebudayaan hanya memberi kesempatan
temprament tertentu yang cocok dengan konfigurasi(pola) dominan yang di
bolehkan berkembang. Sebagian besar masyarakat akan berbuat sesuai dengan tipe
dominant. Kepribadian yg sesuai dg tipe dominant dsb kepribadian normal (suatu
kepribadian di katakan normal jika sesuai dg tipe kepribadian yg dominant).
Kepribadian yg menyimpang dari tipe dominant disebut berkepribadian
abnormal(kepribadian yg tdk sesuai dg tipe kepribadian yg dominant dikatakan
sbg kepribadian abnormal). Penggolongan kepribadian normal dan abnormal
berhubungan erat dg pola kebudayaan.
Ruth benedict kemudian meneliti suku2
bangsa di seluruh dunia (populasinya suku2 bangsa di dunia). Dari suku2 bangsa
di dunia ini di ambil sampel 3 suku bangsa yaitu orang2 dobu dari papua nugini,
orang2 zuni dari new mexico, orang2 kuakuitle dari pantai barat laut amerika
utara. Dia mengatakan bahwa ada hubungan yg erat antara kebudayaan dan
kepribadian.
Hasil
penelitiannya adalah sbb:
a.
orang2 zuni yg bermata pencaharian petani, berpola kebudayaan Appolonian
memiliki kepribadian introvert (tertutup), dapat menahan diri , rapi, suka
tolong menolong, mementingkan upacara agama yg tenang tanpa histeris, shg dlm
kebudayaan mrk tdk menunjukan ketegangan2.
b.
org2 kuakuitle yg bermatapencaharian nelayan berpola kebudayaan dionysian
memiliki kepribadian yg ekstrovert (terbuka), pemboros, suka bertindak ekstrim,
megalo manic paranoid (menganggap dirinya hebat dan selalu curiga bhwa dirinya
akan di celakai org lain), gemar pamer kekayaan(potlatch), dan senang
mengkonsumsi napza (narkoba).
c.
Orang2 dobu berpola kebudayaan schizophrenia jenis paranoid (berkepribadia
paranoid). Gejala2 yg tampak dari kepribadian paranoid antara lain : saling
mencurigai sesamanya, hidup mereka selalu takut kena sihir (guna2), suka ilmu
sihir, bersifat pengkhianat.
Komentar
:
Walaupun dalam teori ini ada
unsur-unsur teori psikologi, namun sesungguhnya tidak ada data mengenai kepribadian individu, data yang dominan adalah dari kebudayaan masyarakat
yaitu upacara, kegiatan ekonomi, organisasi social, praktek berperang, sikap-sikap yang sudah melembaga dan sebagainya. Tidak ada data mengenai riwayat hidup seseorang, dan dokumen pribadi, apalagi hasil dan test
psikologi yang kini telah menjadi bagian penting dalam penelitian antropologi
psikologi.
2.Teori
Gaya Hidup Petani Desa Robert Redfield (The Peasant Style Of Life)
Disebut
juga kepribadian petani desa (Personalyty of peasant). Masyarakat dunia oleh
redfield di bagi menjadi tiga macam yaitu :
a.Masyarakat
folk (folk society atau tribal society) atau masyarakat primitive atau masyarakat terpencil. Masyarakat folk ini
sedikit sekali mendapat pengaruh dari peradaban luar (dunia).
b.Masyarakat
petani desa (peasant society)
Masyarakat
ini sebenarnya mrpk bentuk masyarakat folk akan tetapi sudah terkena sentuhan
pengaruh masyarakat perkotaan. Kebudayaannya tidak bisa otonom karena
tergantung pada masyarakat perkotaan. Oleh krn itu masyarakat petani desa ini
oleh Redfield disebut setengah masyarakat, setengah kebudayaan . Hubungan
masyarakat petani desa dg masyarakat perkotaan bersifat simbiosis mutualistis
(saling menghidupi). Masyarakat desa memperoleh pendidikan, perlindungan
keamanan, hasil2 industri dll dari masyarakat perkotaan. Masyarakat perkotaan
memperoleah tenaga kerja, hasil pertanian/peternakan dll dari masyarakat desa.
c.
Masyarakat perkotaan (urban society)
Masyarakat
ini berkembang di daerah perkotaan. Masyarakat perkotaan banyak terpengaruh
oleh peradaban dunia shg berkebudayaan maju.
Gaya
hidup petani desa menurut Redfield adalah sbb:
a.
bersikap praktis pragmatis dan utilitarian (mencari manfaat atau faedah dari
sesuatu). Motif kerjanya disamping untuk memenuhi kebutuhan hidup jg utk
memenuhi perintah dewa.
b.
Lebih menonjolkan emosi/perasaan drpd rasio/nalar.
c.
Sanagat mengutamakan kesejahteraan hidup dan kepastian hidup
d.
Sangat menghargai prokreasi (beranak banyak)
e.
Mendambakan kekayaan
Ditambah
3 hal hasil penelitian di desa Trunyan Bali, Desa Sitelu Banua pulau nias :
f.
Gemar pamer kekayaan
g.
Bersikap konservatif (terikat pada tatanan kuno)
h.
Penolakan bersifat pasif (passive resistance) mrpk strateginya menolak paksaan dari
luar
Gaya hidup petani desa ini sbnrnya adl
adaptasi masyarakat folk dlm memenuhi kbth hidupnya dan akibat pengaruh
masyarakat perkotaan (peradaban dari luar desa). Masyarakat desa ini sebenarnya
mempertahankan tradisi masyarakat folk yg mempunyai solidaritas sosial,
bertradisi gotong royong, hub kekerabatan, bertujuan hidup jelas yaitu menjadi
kaya, beranak banyak, memperoleh rasa aman, hidup sejahtera. Disamping itu
masyarakat desa ini juga mulai mengikuti sifat modern sprti berdagang dg nilai
tukar uang, pengendalian sosial bersifat non formal dan formal.
Gaya hidup petani desa ini berada di
brbagai desa di dunia. Bahkan jg ada masyarakat2 kampung di kota2 besar yg msh
mempertahankan gaya hidup petani desa. Masyarakat jenis ini ada yg menempati di
areal pertanian ttp lokasinya berada di wilayah perkotaan.
Komentar
:
Tipe kepribadian orang petani
desa seperti yang digambarkan petani desa, sebenarnya adalah semacam human
type atau tipe manusia, yang dapat dikenal secara; agak tersebar di
mana-mana, bersifat tahan lama. Dan timbul sebagai akibat peradaban (civilization).
Gaya hidup semacam ini, mungkin diperkembangkan sebagai akibat adanya adaptasi
dar sifat masyarakat folk, dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup baru, yang
diakibatkan oleh timbulnya kota.
Masyarakat petani desa hidup
karena mempertahankan sifat kegotong-royongan tradisional, yang bedasarkan
solidaritas social masyarakat folk. Hubungan kekerabatan masih memegang
peranan penting. Tujuan hidupnya sudah terang, serta dirasakan dengan kuat.
Tujuan tersebut seperti telah dikatakan di muka adalah untuk menjadi kaya,
punya banyak keturunan, memperoleh keamanan dan kesejahteraan hidup.
Sebaliknya, mereka juga segan-segan mengambil sifat modern untuk dijadikan
bagian hidupnya, seperti berdagang dengan mempergunakan media uang,
pengendalian social yang bersifat formal maupun informal mengenai ekonomi
maupun politik.
3.Teori Kepribadian
Status Ralph Linton
Dalam hidup di masyarakat ini manusia
memiliki banyak status. Agar hidup di masyarakat mjd lbh efektif maka manusia
perlu berkepribadian sesuai dg status yg sdg di embannya. Jadi kepribadian
status ialah seperangkat kepribadian yg sesuai dg statusnya di masyarakat.
Adakalanya kepribadian status tsb sesuai dg kepribadian aslinya, ttp ada pula
yg bertentangan dg kepribadian aslinya. Seseorg yg berkepribadian ekstrovert
sgt cocok utk jbtan menteri penerangan. Sedangkan yg berkepribadian introvert
agak krg cocok.
Kepribadian status yg tidak sesuai dg
kepribadian aslinya maka dpt menimbulkan konflik batin (konflik internal dlm
dirinya). Konflik internal yg berkepanjangan dpt menurunkan kesehatan mental
(menurunnya kesejahteraan psikologis).
Menurut
Linton bahwa kepribadian pengusaha amerika serikat adl : gia bekerja, suka
bersaing, pandai bergaul, mudah mengenal org lain, dan pandai berusaha.
Komentar :
Bagi banyak
ilmuan, fungsionalisme mengandung makna tujuan dan aspek matematik yang
memandang bahwa dua hal dapat berubah bersama. Namun dalam pandangan Linton, fungsionalisme
berasal dari fungsi yang merujuk
pada interelasi individu-individu. Ia menyatakan ciri dari kebudayaan
dapat dilihat dari empat hal, yaitu bentuk yang merujuk pada pengaturan pola
perilaku, makna merujuk pada asosiasi yang dibubuhkan pada elemen budaya oleh
anggota masyarakat –yang mungkin bersifat subjektif dan tak disadari, guna terkait
pada guna perlakuan berdasar konteks kultural, dan fungsi. Ia membahas bahwa
status terkait dengan struktur serta hak dan kewajiban seseorang dalam
masyarakat. Peran merujuk pada aspek perilaku terkait status.
4.
Teori Struktur Kepribadian Dasar Kardiner , Linton Dan Dubois
Struktur
kepribadian dasar ialah inti kepribadian yg di miliki oleh sbgian besar anggota
masyarakat akibat akibat pengalaman yg sama di masa kanak2. Yang trmasuk
struktur kepribadian adalah :
a.
Teknik berfikir (ilmiah atau animistis)
b.
Sikap (menerima atau menolak) thd benda hidup atau mati
c.
sistem keamanan, kesejahteraan (security system)
hal
ini akan dapat di nilai dari tingkat kecemasan dan frustasinya.
Komentar :
- Kepengasuhan anak, terkait dengan
sosialisasi, Lebih ditekankan kepada masalah : cara kepengasuhan, intensitas/
frekuensi sosialisasi. Terutama dikembangkan oleh ahli antropologi terkenal,
Margaret Mead.
- Adat istiadat, mencakup etika, moral norma
dan nilai yang ada di dalam masyarakat. Lebih ditekankan kepada pengaruhnya
atas muatan dari kepribadian umum.
5.
Teori Kepribadian Rata-Rata Cora Dubois
Teori kepribadian rata-rata (modal personality) timbul
sebagai akiat penelitian di pulau Alora yang dilakukan Cora Dubois. Istilah
struktur Kepribadian rata-rata mirip sekali dengan struktur kepribadian dasar
dari kardiner dan kawan-kawan, namun lebih dalam arti statistik, yaitu jika
struktur kepribadian dasar dari suatu suku bangsa dianggap sebagai tipe
kepribadian dari sebagai besar anggota suatu suku bangsa, yakin sedikit
51 % dari jumlah seluruh anggotanya.
Terjadinya tipe kepribadian
rata-rata, menurut Cora Dubois adalah sebagai hasil saling
pengaruh-mempengaruhi antara kecenderungan dengan pengalaman dasar, yang di
tentukan oleh fisiologis dan neurologis. Tipe kepribadian rata-rata ini pada
umumnya, ada pada kolektif manusia dalam usahanya menghadapi lingkungan
kebudayaan, yang mengingkarinya/menolaknya, dan memuaskan segala
kebutuhanya. Kebutuhan setiap kolektif dapat berbeda-beda, sehingga tepi
kepribadian rata-ratanya dapat juga bereda.
Teori ini hampir sama dg teori kardiner di
atas. Struktur kepribadian dasar ialah tipe kepribadian pada umumnya suatu
budaya tertentu. Kepribadian rata-rata ialah tipe kepribadian yg dimiliki oleh
lebih dari separo anggota suatu budaya tertentu.
Komentar :
Setelah
di adakan perbandingan diantara hasil analisa kardiner mengenai data etnografi
dan riwayat hidup, dengan hasil analisi data Rorschach dan lain-lain, tenyata ada persamaan antara garis-garis besarnya.
6.Teori
Kepribadian Orang Modern Alex Inkeles
Ada 9 ciri orang modern menurut
Alex, yaitu :
a.
Bersedia menerima pengalaman baru, terbuka thd perubahan dan pembaharuan
b.
berpandangan luas , tidak terpaku pd masalah sktr hidupnya saja ttp jg mslh
negara bahkan dunia.
c.
sangat menghargai waktu, tdk terpaku pd masa lampau ttp lebih mementingkan masa
kini dan mendatang.
d.
Suka bekerja dg perencanaan yg matangdg organisasi yg rapi
e.
Tidak menyerah kan hidupnya pada kemauan alam ttp yakin akan kemampuannya dpt
menguasai alam.
f.
Kehidupannya tidak ditentukan oleh nasib ttp dapat di prediksi dan di
perhitungkan
g.
Mneghargai martabat orang lain terutama wanita dan anak-anak
h.
Sangat percaya pada ilmu pengetahuan dan teknologi.
i.
Mengusahakan keadilan pemerataan, Imbalan diberikan bukan berdasar kedudukan
dan keturunan tetapi berdasarkan prestasi.
Komentar
:
Pertama, perubahan manusia
dari yang lebih tradisional menjadi lebih modern, sering berarti melepaskan
cara berfikir dan berperasaan yang telah berpuluh tahun serta berabad usianya,
dan meninggalkan prinsip. Kedua, sifat yang membuat orang menjadi modern itu
tidak sering tampak sebagai sebagai suatu cirri yang netral, tetapi merupakan
ciri dari orang – orang Eropa, Amerika, atau orang barat pada umumnya yang
hendak dipaksakan pada orang lain, untuk menjadikan mereka sama dengan orang
barat tersebut. Ketiga, kebanyakan ciri yang disebut modern itu, dan dengan
demikian yang diinginkan, sesungguhnya tidak berguna atau cocok bagi kehidupan
dan keadaan dari mereka, yang dianjurkan atau dipaksakan untuk memilikinya.
7.
Diterminisme Masa Kanak-Kanak
Rumusan konsep watak bangsa yg
berlandaskan teori diterminisme :
a.
Hipotesa latihan buang air besar Geofrey Gorer
Latihan
buang air besar masa kanak2 pd bangsa jepang yg begitu ketat menghasilkan
kepribadian yg sangat rapi , tertib, dan terpukau pd upacara. Orang jepang yg
kelihatan rapi dan tertib ini sebenarnya ada keinginan besar yg tersembunyi
untuk bertindak agresif. Upacara yg sifatnya teliti sebenarnya mrpk penyaluran
dari dorongan hati yg keras dan berbahaya. Orang jepang mempunyai sifat
memendam rasa permusuhan. Rasa kebencian akan menetap dan setelah dewasa akan
menjadi bagian dari kepribadiannya. Hal ini sesuai dg teori orthodox dari sigmund
freud
b.
Hipotesa pembedungan anak Geofrey Gorer
Gorer
meneliti praktek pengasuhan masa kecil anak2 rusia, kaitannya dengan
keribadiannya stlh dewasa. Sejak lahir
anak rusia di bedung seluruh tubuhnya sampai 9 bulan. Karena pembedungan ini
maka orang rusia stlh dewasa mengidap manic depressive. Suka pesta gila-gilaan
dg minuman keras. Sedangka sikap depressiv akibat dari pengekangan atas
ekspresi emosinya. Dalam keadaan lain orang rusia suka bermuram durja , merasa
sedih , merasa berdosa dan melakukan pengakuan dosa yg sebenarnya tidak pernah
mereka lakukan.
Bentram
D. Wolfe mengkritik pendapat corer bahwa
sifat bersedia mengadakan pengakuan dosa yg tidak pernah di lakukan
mungkin karena tekanan dan siksaan yg kejam dari pihak penguasa yg
totalitarian.
c.
Konsep Schismogenesis Gregory Bateson
Konsep
ini ialah interaksi antara dua kutub yang berlawanan. Miasalnya interaksi
antara anak dan bapak. Di amerika yg interaksi nya mempunyai ciri yg khas yaitu
anak bukan sbg yg di kuasai dan bapak buka sbg yg menguasai. Akibatnya
pendidikan di amerika cenderung menghasilkan anak-anak yg mandiri.
Komentar :
a.
Hipotesa yang dibuat oleh Gorer ini sudah tentu terlalu bersifat determinisme
masa kanak- kanak,sehingga mendapat
kritik dari sarjana lain. Dan menurut Robert N, Bella, bahwa penyebab
terbentuknya sifat tertib dan rapi orang jepang adalah kode samurai (samurai
code) yang berkembang sejak zaman Tokugawa.
b.
Yang dapat kita ambil dari hipotesa Gorer yaitu hipotesa Gorer yang menganggap
bahwa 5 sampai 6 tahun pertama dari
penghidupan seorang anak bayi penting bagi pembentukan kepribadian dewasanya
kelak dan hipotesa ini penting karena sedikitnya dapat dijadikan permasalahan
untuk diuji dilapangan.
c.
asyarakat di dunia berbeda dalam sifat pola interaksi bipolar, Berdasarkan
konsep schismogenesis , jika kita
hendak meneliti pola watak suatu suku bangsa kita harus melihat interaksi bipolarnya.Interaksi bipolar untuk
hubungan orang tua dengan anaknya
8.
Teori Watak Bangsa
Dalam kaitannya dengan watak bangsa
ini ada istilah2 seperti :
a.
Teori watak bangsa sbg watak kebudayaan (cultural character)
Definisi
watak bangsa menurut Margaret Mead :
Kesamaan
sifat di dalam organisasi intra psikis individu anggota masyarakat karena
mengalami cara pengasuhan anak yang sama dalam kebudayaan masyarakatnya.
b.
Teori watak bangsa sebagai watak masyarakat (social character)
Erich
fromm menyebut watak bangsa dengan sebutan watak masyarakat. Dalam hal ini
kepentingan pribadi telah identik dengan kepentingan masyarakat.
c. Teori watak bangsa sebagai watak kesukuan
watak
ini di pengaruhi oleh pola pengasuhan anak dalam sukunya dan kondisi demografis
masyarakatnya. Sehingga berbeda satu sama lain.
d.
Teori watak bangsa sebagai kepribadian rata-rata (mode personality)
suatu
watak tertentu akan tampak lebih banyak / lebih umum di miliki oleh sebagian
besar suatu masyarakat dan dapat di jadikan sebagai watak tipikalnya.
Penelitian tsb di lakukan thd 330 orang sbg sampel dg wawancara dan dengan
tes-tes psikologi.dari tes inilah di temukan kepribafian rata-rata.
Komentar :
Berhubung sasaran penelitian
adalah suatu masyarakat yang bersifat sangat rumit, maka ada antropolog yang
kurang setuju dengan teori ini. Sebabnya adalah karena metode yang
dipergunakan, asalnya di kembangkan untuk penelitian pada masyarakat yang
sederhana. Akibatnya untuk membuat samplingnya saja sudah memusingkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar